Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung menurunkan petugas kebersihan untuk membersihkan tumpukan sampah di Jalan Endro Suratmin, Kecamatan Sukarame, pada Kamis (30/10).
Tumpukan sampah di tepi jalan itu sebelumnya dikeluhkan warga dan pedagang sekitar. Bau menyengat dan pemandangan yang kotor membuat warga melapor ke DLH melalui kanal pengaduan. Tak lama setelah laporan masuk, truk pengangkut dan petugas lapangan langsung dikerahkan ke lokasi.
“Kita sudah angkut dan tindak lanjuti. Kami juga mengimbau para pedagang agar tidak membuang sampah sembarangan. Kumpulkan saja di satu titik, nanti petugas kami yang angkut,” kata Kepala DLH Kota Bandar Lampung, Yusnadi Feriyanto, dihubungi Kamis siang.
Menurutnya, keterlambatan pengangkutan sempat terjadi karena kendala bahan bakar minyak (BBM). Meski begitu, proses pembersihan tetap dilakukan bertahap agar seluruh area kembali bersih.
“Memang ada keterlambatan karena kendala BBM, tapi petugas tetap mengangkut secara bertahap. Sampah di sana juga banyak yang bercampur daun dan ranting,” ujarnya.
DLH juga terus mengimbau masyarakat dan pedagang menjaga kebersihan lingkungan. Yusnadi menegaskan, tanggung jawab menjaga kota tetap bersih tidak hanya di tangan petugas.
“Penanganan sampah ini bukan hanya tanggung jawab DLH, tapi juga masyarakat, pengusaha, dan pedagang. Semua harus ikut menjaga agar lingkungan tetap bersih,” tegasnya.
Ia menambahkan, kawasan Sukarame memang tidak memiliki tempat pembuangan sementara (TPS). Sebagai gantinya, DLH menugaskan satuan tugas keliling untuk melakukan pengangkutan sampah setiap hari.
“Kita tidak siapkan TPS di situ, tapi ada satgas keliling yang beroperasi pagi, siang, dan sore,” pungkasnya.
Di lokasi, sisa-sisa daun kering masih tampak berserakan di pinggir jalan. Namun sebagian besar tumpukan sudah terangkut. Beberapa pedagang terlihat kembali menata lapak mereka sambil menyapu area sekitar—menandakan upaya menjaga kebersihan mulai disadari bersama.(*)















